belum kering tanah ku….
Balum kering lidah ku berucap, kau sudah pergi dengan orang lain…..
apa yang kau pikirkan hingga tega melakukan itu cantiqu, kesalahan apa yang telah kulakukan hingga kau meninggalkanku. Kesalahanku hanya karena terlalu menyayangimu, apakah salah yang telah kulakukan itu…. Andai saja sayang ini dapat ku belah akan kubelah perasaanku padamu. Namun rasa sayang ku sepenuhnya hanya untuk mu, rasa sayang ku utuh. Jangan kau lakukan itu pada ku, Please… Tolong mengerti aku, aku juga manusia yang dapat merasakan sakit, yang dapat merasakan sedih, manusia yang dapat menangis untuk meratapi jarak yang memisahkan kita.
Sayang berikan sedikit waktu, hanya sedikit…. Aku kini telah berusaha untuk mencapai apa yang dulu pernah kita cita citakan. Aku mohon dirimu tetap menjaga hatiku yang telah kutitipkan padamu.
Dulu pernah terucap dari bibirku…
" sayang jika kelak ada seseorang yang lebih pantas untuk kau pilih, aku rela meninggalkan mu… "
kini maafkanlah aku yang pernah terucap kata itu, maafkanlah kesalahanku yang kini talah memaksamu untuk menjaga sayangmu hanya untuk ku, egaois memang tapi…
aku sayang kamu….
jangan kau pergi… aku akan kembali menemuimu, aku akan datang… menjemputmu….