Archive for December, 2007

1428 H

Wednesday, December 19th, 2007

Allahuakbar…. Allahuakbar…. Allahuakbar

Gema takbir Idul Adha berkumandang di Semesta raya. Semua mengumandangkan Takbir demi menyambut hari yang suci bagi umat islam…. Hari raya Kurban.

Mengenang kisah nabi Ibrahim As dengan Anaknya Nabi Ismail As, dengan ketaatannya Hanya kepada Allah yang rela mengorbankan anaknya demi ibadah kepada Nya.

Allah maha pengasih lagi maha penyayang….

Nabi Ibrahin yang seharusnya menyembelih putranya dengan kehendak Allah digantikannya Nabi Ismail dengan domba putih darai surga…

Sampai saat ini dan saat yang akan datang, kita melakukan sunah allah yang dengar kerelaan dan keihlasan mengorbankan hewan ternak ( kambing, domba atau pun sapi ) bukan anak.

Itu mengingatkan kita pada keihlasan, bahwa sesungguhnya semua itu milik Nya, yang kita miliki sekarang ini hanyalah titipan NYa…

Janganlah sombong dengan yang kita miliki sekarang, karena pada saatnya tiba semua itu tidaklah dapat menyelamatkan kita.. semua itu akan kita tinggalkan. Tidak ada satupun harta benda, Pangkat dan kekayaan yang kita bawa….

Hanya amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan Doa anak Sholeh yang dapat menemani kita di Hari akhir…

Allah maha pengasih lagi maha penyayang….

Inalillahi….

Saturday, December 15th, 2007

Selamat jalan kakek…

Semoga amal ibadah mu diterima disisih Nya. Amin

Rabu 12 Desember 2007

" Dengan penuh haru air mata kudatangi rumah yang berada di desa Bandung Kec. Prambon "

          Pagi itu adalah pagi yang mengharukan di rumah kami, saat semua orang pada tertidur saat semua mata masih tidur terlelap, mata seorang nenek yang selama ini masih mampu melihat dalam kegelapam malam, kini ata itu telah basah mengeluarkan banyak air mata. Kesadarannya telah pudar karena kenyataan yang harus diterimanya, kenyataan yang sangat menyakitkan. Bahwa seorang kakek meninggal dunia.

         Selama hampir seabad beliau selalu bersama, kini kesendirian yang datang mendampinginya. Entak kapan terakhir kali aku mengingat ketika masih sehat.. Dia mengayuh sepeda tua untuk keliling desa hanya mencari kesehatan, untuk mencari udara segar pedesaan. Selalu tersenyum meski sebenarnya tawa yang diberikan, namun Beliau tidak pernah tertawa.. hanya senyum yang menghiasi bibirnya… Beliau yang selalu menggoyangkan tangannya ketika mendengarkan alunan musik, yang selalu menyambut gembira ketika Cucu cucunya datang bersilaturahmi, meski hanya setahun sekali…

        Kini Dia telah pergi, takkan pernah lagi kutemui senyum indah di bibirnya, tak kan pernah kurasakan jabat rat tangan nya. Semua yag kau ceritakan sewaktu masih hidup akan kukenang selalu. Istirahatlah dengan tenang, semua yang ada di sini akan tetap mengingatmu….