"apakah cinta yang tulus itu? kemanakah perginya saat seseorang membutuhkan cinta nya?"
Disaat kita jalan berdua bergandengan tangan di taman hati, kau mengucapkan sayang.. kau katakan cinta. Setulus kelopak bunga mawar yang indah, merah merekah tak tersaingi bunga yang lain. seharum wewangian melati… tidak ada aroma keraguan saat jalan dengan mu hanya kebaikanmu yang terlihat, hanya rona senyummu yang tampak. kau bagaikan bidadari yang hadir untuk menemaniku…
Sayang jangan kau tinggalkan aku….
kata katamu sangat menyejukkan hati ku, seakan akan kamu tercipta untuk ku. Kau dihadirkan sang pencipta untuk menemaniku, untuk mendampingiku disaat suka maupun duka. Cinta yang kau berikan mampu meluhkan baja yang tak mampu bengkok, mampu menerjang kerasnya alam. mampu mengobati luka yang tak pernah sembuh…
Cinta, aku sayang kamu.. aku tak kan meninggalkanmu….
perasaanpun telah terpaut antara kau dan aku. semua kita jalani dengan kebahagiaan… kita saling mengertian dan saling mengingatkan. Bagaikan bunga dan kumbang. Dimanapun bunga berada kumbang akan mencoba untuk mencari.
ketika…..
cinta maaf aku gak bisa menemaimu saat ini…
apa yang terpikir dalam otak ku saat itu. kau tidak mengerti, kau tidak tahu akan perasaanku. kau menginginkan diriku selalu mengikuti kemana benang sarimu pergi, kau menginginkan ku untuk membayangi bayanganmu pergi. Aku tak bisa… aku punya alasannya…. adakalanya aku dapat mengikuti bayang mu, dan ada saatnya aku tak mampu mengejar bayangmu… meski itu hanya sebentar. mengertilah…
sayang, aku tak memintamu menemaniku setiap saat.. hanya kali ini.. hanya saat ini… aku ingin kau ada, aku ingin semua tau aku tlah ada yang memiliki… hanya itu yang ku ingin… aku ingin mengatakan pada semua keberadaanmu, aku bangga padamu…
tapi jalan kita telah bercabang, kita..
kita telah termakan perasaan, kita sama sama ketakutan untuk menghadapi apa yang akan terjadi esok… kau telah jauh dari hadapanku, tapi entah perasaan apa yang tersisa dalam diri ini.
Apa yang kau berikan selama ini sudah ku dapat, apa yang selama ini kucari sudah ku temukan…
kau telah memberi secercah harapan dan arti dari kayakinan, aku bisa merasakan itu… dan kini aku telah menemukan keihlasan. hanya keihlasan yang mampu membendung harapan dan keyakinan itu….
semua telah terjadi…..
kini kita hanya bisa menyimpan dan membuka di saat saat sendiri…
semua telah berakhir, entah jalan mana yang akan mempertemukan kita lagi….
rasa sayang yang dulu pernah ku ungkapkan sampai sekarang masih tetap sama seperti dulu, rasa itu akan tetap tersimpan…
simpanlah rasa sayang itu, jagalah keyakinan yang dulu pernah ada. suatu saat kau akan dapat membukanya kembali, di taman yang berbeda….